Cara hitung profit trading

Cara hitung profit trading itu sangat wajib dipahami oleh semua trader, karena tujuan utama kita trading kan jelas buat cari untung. Tidak mungkin kalian sibuk buka posisi sana-sini, fokus entry terus, tapi tidak tahu sebenarnya profitnya berapa. Apalagi kalau sampai tidak sadar lagi untung atau malah rugi. Wah, itu tentu sangat bahaya kan ?

Dengan paham cara hitung profit trading, pembaca jadi bisa tahu hasil dari setiap keputusan trading yang diambil. Dari situ, kalian juga bisa menilai apakah strategi yang dipakai sudah benar-benar menghasilkan, atau masih sering bikin boncos. 

Apa itu  Profit Trading?

Cara hitung profit trading

Seperti biasa, sebelum masuk ke topik utama Cara Hitung Profit Trading, kita bahas dulu dasarnya biar makin nyambung. 

Dengan paham profit dan loss, kalian tidak hanya paham soal cuan, tapi juga otomatis belajar cara meminimalisir resiko trading forex sejak awal. 

Nah, kita mulai dari pertanyaan simpel dulu, sebenarnya apa yang dimaksud profit trading? Jadi, profit dan loss (P/L) adalah selisih nilai antara harga saat buka posisi dan saat nutup posisi. 

Kalau pergerakan harga sesuai arah yang diharapkan, hasilnya profit alias cuan. Tapi kalau malah berlawanan, itu berarti loss atau rugi. 

Istilah P/L juga sering dipakai untuk lihat hasil keseluruhan trading, baik dari satu posisi atau dari semua transaksi di akun. 

Lewat P/L inilah kalian bisa menilai apakah strategi yang dipakai sudah konsisten menghasilkan, atau masih perlu banyak evaluasi.

Terakhir, yang sering dilupakan, menghitung profit tidak cukup hanya dari selisih harga saja. Karena di setiap transaksi selalu ada biaya seperti spread, komisi, dan swap yang juga perlu dipahami.

Rumus Menghitung Profit Trading

Cara hitung profit trading

Jika bahas Cara Hitung Profit Trading, tentu kita tidak bisa lepas dari yang namanya rumus. Tanpa rumus yang jelas, kita tidak akan pernah benar-benar tahu berapa profit atau loss yang didapat. 

Karena itu sebelum masuk ke contoh hitung-hitungan, kita kenalan dulu dengan rumus-rumus dasarnya, baik yang dipakai di trading forex atau non-forex.

1. Rumus untuk Trading Non-Forex

Untuk Cara Hitung Profit Trading non-forex (saham, kripto, komoditas) rumus hitung profit dan loss-nya : Profit/Loss = (Harga Keluar – Harga Masuk) × Jumlah Unit × Arah Posisi (Buy = +1, Sell = –1)

Untuk perhitungan untung dan rugi sebenarnya tidak terlalu rumit. Kalian hanya membandingkan harga saat masuk posisi dengan harga saat keluar, lalu hasilnya dikalikan dengan jumlah ase.

Jika ambil posisi buy, maka keuntungan didapat saat harga naik. Tapi jika memakai posisi sell, maka keuntungan muncul saat harga turun karena arah perhitungan yang berlawanan.

Misalnya, kalian beli 1.000 saham di harga $20 lalu menjualnya di harga $25, maka profit yang diperoleh adalah (25 – 20) × 1.000 = $5.000.

2. Rumus untuk Trading Forex

Sementara untuk Cara Hitung Profit Trading forex bisa kalian gunakan rumus = Profit/Loss = (Harga Tutup – Harga Buka) × Ukuran Lot × Nilai Pip.

Kalau dibandingkan non-forex, perhitungan profit di trading forex melibatkan beberapa tambahan, seperti harga buka, harga tutup, ukuran lot, dan nilai pip. 

Harga buka dan tutup menunjukkan dari mana posisi dimulai dan berakhir, sementara ukuran lot menunjukkan seberapa besar transaksi yang kalian ambil. 

Nah, nilai pip juga bisa beda-beda, tergantung pair yang ditradingkan dan ukuran lot yang dipakai. Ohya, hasil hitungan ini masih berupa profit atau loss kotor, karena belum dipotong spread, komisi broker, dan swap.

Menghitung  Biaya & Risiko

Cara hitung profit trading

Lalu, gimana cara hitung profit trading kalau sudah kena biaya dan risiko? Diketahui jika biaya transaksi itu sangat ngaruh ya ke hasil akhir. 

Jadi, di trading selalu ada potongan seperti spread, komisi broker, swap, sampai biaya konversi mata uang. Jadi jangan langsung senang dulu saat lihat angka profit di layar, karena itu masih profit kotor.

Cara biar ketahuan hasil aslinya, hitung profit atau loss kotor dari selisih harga, lalu kurangi semua biaya yang terkait. Dari situ kelihatan berapa profit bersih yang benar-benar masuk ke saldomu.

Menghitung Total Profit & Loss  

Menghitung hasil dari satu posisi saja sebenarnya belum cukup buat menilai performa trading. Yang lebih penting justru meelihat total hasil dari semua posisi dalam periode tertentu.

Dari sini baru kelihatan apakah tradingmu konsisten cuan atau malah sering boncos. Cara ngitungnya sendiri bisa gunakan rumu : Total P/L = Total semua profit – Total semua loss

Biar makin kelihatan perkembangannya, hasil ini juga bisa dihitung dalam bentuk persentase dari modal awal: Persentase P/L = (Total P/L ÷ Modal Awal) × 100%.

Faktor-Faktor Lain yang Perlu Diperhatikan

Selain membahas Cara Hitung Profit Trading, ada juga faktor-faktor lain yang perlu diperhatikan, biar hasil tradingmu bisa semakin maksimal. Faktor-faktor yang dimaksud adalah : 

FaktorDampaknya
LeverageBisa bikin cuan jadi lebih cepat besar, tapi salah langkah juga bikin rugi makin dalam
Volatilitas pasarHarga bisa gerak cepat, profit bisa nambah cepat, rugi juga bisa datang tiba-tiba
Biaya tidak langsungProfit pelan-pelan kepotong tanpa kerasa dari swap, slippage, dan konversi
Psikologi & manajemen modalEmosi dan cara ngatur modal sangat menentukan hasil akhir, bisa stabil atau malah berantakan

Demikianlah penjelasan yang dapat disampaikan mengenai Cara Hitung Profit Trading. Kunjungi artikel menarik lainnya di cara disiplin trading forex.

Eshter

enthusiast Trading Forex yang sedang Proses mendalami Dan Suka Sharing Pengatahun Trading

Bagikan:

Tags: