Buy Limit

Kalau sebelumnya kita sudah bahas soal Sell Limit, sekarang kita geser dulu ke Buy Limit. Buat yang sudah lama main di dunia trading, istilah ini pasti sudah akrab di telingamu kan ? Tapi untuk pemula, wajar kok kalau masih bingung dan bertanya-tanya, Buy Limit itu apa sih?

Justru hal-hal seperti ini penting dipahami. Kalau kalian ingin trading dengan hasil yang lebih terarah dan tidak hanya ikut-ikutan klik buy/sell, ya harus kenal semua istilah dasar yang ada di dunia trading. Jadi, ini semacam bekal wajib biar kalian proses berjalan lancar.

Apa Itu Buy Limit?

Buy Limit

Langsung saja, kita bahas soal Apa Itu Buy Limit? Buy Limit itu adalah perintah buat beli suatu aset kalau harganya turun sampai level yang pembaca mau, bukan di harga sekarang. 

Jadi seolah bilang ke platform, Kalau harganya turun sampai segini, belikan ya. Karena Buy Limit termasuk limit order, kalian perlu memberi batas harga yang menurutmu paling oke, biar masuknya benar-benar di harga yang lebih murah. 

Dari sini kelihatan bedanya dengan market order yang langsung mengeksekusi pembelian di harga pasar saat itu. Memang lebih cepat, tapi kalian jadi tidak punya ruang untuk mengatur harga masuk.

Disinilah menariknya Buy Limit, karena bisa dapat harga yang lebih ideal, meski tetap ada resikonya, yaitu order bisa saja tidak tereksekusi kalau harga ternyata tidak pernah turun ke level yang dipasang. 

Intinya, Buy Limit cocok buat kalian yang sabar nunggu harga diskon daripada langsung terburu-buru loncat masuk pasar.

Cara Kerja Buy Limit

Bicara soal cara kerja Buy Limit, tentu sangat penting dipahami, karena meskipun tadi sudah disinggung sekilas, masih banyak detail yang perlu kalian tahu. 

Buy Limit akan jalan otomatis begitu harga turun menyentuh level yang kalian tentukan, tapi jangan lupa kalau yang jadi acuan eksekusi itu ask price, jadi kadang terlihat sudah kena di chart tapi order belum masuk. 

Untuk durasinya, kalian juga bisa atur mau yang aktif hanya sampai akhir hari atau tetap nempel sampai kalian hapus sendiri. 

Contohnya kalau di forex harga EUR/USD lagi di 1.1000 dan kalian ingin masuk di harga yang lebih murah, misalnya 1.0950, cukup pasang Buy Limit di level itu dan biarkan sistem yang nungguin. 

Di saham juga sama, kalian bisa set Buy Limit biar beli di harga yang menurutmu lebih masuk akal. Cara ini bikin order lebih terencana tanpa harus mantengin chart terus-terusan.

Keuntungan Menggunakan Buy Limit

Buy Limit

Bicara soal keuntungan, tentu Buy Limit punya banyak sisi positif. Kalau tidak, mana mungkin begitu banyak trader yang mengandalkannya. Jadi biar lebih jelas, di bawah ini keunggulan-keunggulannya : 

KeuntunganPenjelasan 
Kontrol HargaKalian bisa nentuin sendiri harga maksimal yang mau dibayar. Jadi tidak asal ikut harga pasar, tapi benar-benar masuk di level yang menurutmu pas.
Efisiensi BiayaAda peluang dapat harga lebih murah dari harga pasar saat ini. Ibaratnya, kalian beli saat lagi diskon, bukan saat harganya lagi tinggi-tingginya.
Mengurangi Risiko VolatilitasBuy Limit bantu mencegah kalian beli di momen harga lagi loncat tinggi. Jadi tidak akan kejadian beli di puncak gara-gara pasar bergerak cepat.
Fleksibilitas StrategiBuy Limit mudah digabung dengan strategi lain, seperti akumulasi jangka panjang. Cocok untuk yang suka entry pelan-pelan tapi terarah.

Risiko dan Kekurangan Buy Limit

Keunggulan di atas memang kelihatannya bikin ngiler kan ? Sampai-sampai bisa bikin orang jadi terlalu semangat. Tapi tetap saja, ada risiko yang harus kalian ketahui juga. 

Karena kalau hanya fokus ke enaknya tanpa tahu sisi kurangnya, nanti bisa-bisa kalian malah kaget sendiri waktu pasar bergerak tidak sesuai ekspektasi.

RisikoPenjelasan 
Risiko Tidak TerisiOrder bisa batal kalau harga tidak pernah menyentuh level yang kalian pasang.
Risiko Partial FillOrder kadang hanya terisi sebagian karena likuiditas atau antrian yang terbatas.
Pengaruh Gap HargaHarga bisa loncat melewati level Buy Limit tanpa sempat mengeksekusi order.
Biaya BrokerBeberapa broker menerapkan biaya tambahan untuk limit order, jadi perlu dicek dulu.

Strategi Penggunaan Buy Limit

Buy Limit

Sementara untuk Strategi Penggunaan Buy Limit, kalian bisa memakainya saat memperkirakan harga akan turun dulu sebelum naik lagi, jadi entry nya bisa di harga yang lebih nyaman. 

Cara ini juga pas saat pasar sedang bergerak cepat karena kalian bisa manfaatkan momen turunnya untuk dapat posisi yang lebih bagus. 

Banyak trader juga menggabungkannya dengan Sell Limit biar setelah beli di bawah, profit sudah siap dijemput di atas. 

Untuk yang main jangka panjang, Buy Limit bisa dipasang di level-level strategis buat akumulasi dan jangan lupa atur durasi ordernya, kalau dibiarkan lama, order bisa aktif di pasar yang sudah beda dari rencana awal.

Tips bagi Trader Pemula

Ohya ada beberapa tips buat trader pemula. Bagian ini sekaligus jadi penutup pembahasan kita hari ini. Berikut beberapa tips yang dimaksud : 

  • Pilih broker yang mendukung limit order, lengkap dengan durasi seperti day atau GTC
  • Tentukan level limit lewat support–resistance, volatilitas, dan perhatikan juga spread-nya
  • Sebar risiko, jangan taruh semua order di satu titik, lebih aman pakai beberapa level harga
  • Rajin pantau market, karena situasi bisa berubah lebih cepat dari dugaan
  • Sesuaikan level order kalau pola harga mulai bergeser atau momentum melemah
  • hasil trading, supaya tahu apa yang sudah bagus dan apa yang perlu dibenerin

Demikianlah penjelasan yang dapat disampaikan mengenai Buy Limit, dari Cara Kerja sampai Keuntungannya. Sekian dan terimakasih.

Eshter

enthusiast Trading Forex yang sedang Proses mendalami Dan Suka Sharing Pengatahun Trading

Bagikan:

Tags: